Posts Tagged With: Cerita

Ini adalah sebuah Cerita..

Ini adalah sebuah cerita. Cerita curahan hati seorang anak manusia yang ga sanggup menggapai mimpinya. Mimpi terbesarnya adalah ingin membahagiakan semua orang. Ia ingin membahagiakan keluarganya, orang-orang terdekatnya. Ia ingin melihat semua orang tersenyum. Ia ingin melihat semua orang bahagia. Tidak ada kesedihan. Tidak ada air mata..

Akan tetapi, sayangnya mimpinya menyalahi takdir. Tak ada hidup yang sempurna. Tak ada cerita nyata yang semuanya tanpa derita. Selalu ada kesulitan sebelum ada kemudahan. Harus ada keterpurukan sebelum ada kebangkitan..

Ia banyak dikenal oleh orang-orang. Banyak orang menggaguminya. Banyak juga orang yang ingin dekat dengan dia. Tapiii… banyak juga orang yang marah padanya???

Yaaaaa, marah padanya…
Kesal karena telpon ga diangkat,
beTe karena sms ga di balas,
marah karena udah lama ga bertemu…

Sedih….
betapa tidak?
disaat Ia berharap mampu untuk menyenangkan semua orang. ia malah dihujat sebagian orang, bahkan tak jarang ia disalahkan oleh tmannya sendiri. Banyak orang yang tidak mengerti jalan pikirannya. Bahkan, disaat ia mengorbankan kepentingannya untuk menolong orang lain. Tidak jarang ada orang yang berpikir negatif padanya. ia ingin menghapus air mata orang-orang yang dilindungi kesedihan, tapi ia sendiri tidak mampu menghapus air matanya sendiri…

Pernah suatu hari,
demi menyenangkan orang-orang yang dekat dengannya. Meski sedang banyak yang harus dikerjakannya. Ia balas chat-chat teman-temannya di fb. ia berusaha balas semua sms yang masuk di HPnya. Ia usahakan mengangkat semua telpon yang berdering di telepon genggamnya. Namun, apa yang terjadi??

Pekerjaannya berantakan. Bosnya marah. Banyak kesalahan yang ia lakukan. Bahkan, gajinya dipotong! Pekerjaannya butuh konsentrasi. Parahnya, ia adalah seseorang yang biasa dikatakan dengan sifat “perfeksionis”. Ia ingin membantu orang lain dengan semaksimal mungkin. ia ingin melihat orang tersenyum dengan selebar mungkin. Sebuah sifat yang sebenarnya tidak ingin ia miliki. Apabila ia sudah mngerjakannya, maka hasilnya akan maksimal. Apabila ia tidak mengerjakannya maka itu belum sempurna. Apabila ia coba kerjakan smuanya dgn setengah-setngah, maka akan ada yang tidak beres.

Meski lelah, Ia harus tetap tersenyum. Meski letih, ia harus tetap bertahan. Karena ia tidak memahami arti kata meyerah. Karena ia tidak pernah diajarkan arti kata mengeLuh…

Adakah orang yang mengerti akan dia??
Adakah orang yang bisa memahaminya??
atau hanyalah ALLAH satu-satunya tempat ia mengadu??

ALLAHUAKBAR!!!

ps: “kita ga bisa maksa orang buat mengerti kita!”
tapii, apakah ga bisa orang lain juga bisa mengerti kita? ga hanya kita yang mngerti orang-orang??

Iklan
Categories: PiLihan Hidup | Tag: | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.